SUKAGOAL.com – Trabzonspor sedang berada di dilema terkait keputusan untuk mempermanenkan kiper Andre Onana. Saat ini, kiper asal Kamerun tersebut tengah dipinjamkan dari Manchester United ke klub asal Turki tersebut. Masa peminjaman yang memberikan Onana peluang untuk lebih banyak bermain memang bisa menjadi ajang pembuktian kemampuannya, namun pihak manajemen Trabzonspor masih perlu mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan untuk memberikan Onana kontrak permanen. Kondisi klub, performa Onana, dan tentu saja nilai transfer yang dibutuhkan adalah beberapa unsur yang menjadi bahan pertimbangan primer.
Hambatan Finansial dan Pertimbangan Lain
Klub Turki tersebut perlu menimbang dari sisi finansial, apakah nilai yang harus dibayarkan untuk permanenkan Onana harmoni dengan anggaran klub saat ini. Transfer pemeran dengan status permanen biasanya melibatkan dana yang tidak sedikit, dan ini menjadi salah satu pertimbangan akbar bagi Trabzonspor, apalagi bila kinerja Onana tak sepenuhnya dapat memenuhi ekspektasi. Selain itu, Trabzonspor juga harus memutuskan apakah gaya bermain Onana cocok dengan strategi permainan yang diinginkan oleh pelatih. Ketidaksesuaian ini mampu menjadi alasan bagi mereka buat tidak melanjutkan opsi permanen tersebut.
Di sisi lain, manajer Trabzonspor juga harus mengukur apakah squad yang ada saat ini sudah cukup solid atau tetap memerlukan tenaga tambahan seperti Onana buat kompetisi yang akan datang. Seperti yang diketahui, posisi kiper adalah kunci dalam menjaga gawang agar tidak kebobolan, sehingga kehadiran Onana mungkin saja dibutuhkan. Tetapi, kalau Trabzonspor memutuskan tak buat permanenkan Onana, sang kiper akan kembali ke Manchester United pada akhir masa peminjamannya. Di United sendiri, keberadaannya mampu menjadi pertimbangan bagi Erik ten Hag, terlebih kalau performa dari kiper utama saat ini mengalami penurunan atau kalau eksis kebutuhan untuk memperkuat kedalaman skuad di bawah mistar gawang.
Performa di Lapangan dan Ekspektasi Klub
Sejak bergabung dengan Trabzonspor, Onana telah menunjukkan performa yang cukup konsisten di beberapa laga. Tetapi, belum ada agunan bahwa penampilannya akan lanjut konsisten. Manajemen Trabzonspor merasa perlu untuk melihat kapasitas Onana dalam berbagai tipe laga. Konsistensi dalam performa adalah hal yang sangat dihargai dalam dunia sepak bola profesional, terutama di posisi penjaga gawang yang sering kali menjadi penentu hasil akhir sebuah laga. Maka dari itu, setiap keputusan mengenai pemain, termasuk Onana, perlu diambil dengan pertimbangan yang masak dan didasarkan pada performa yang ditunjukkan langsung di lapangan.
Selain itu, keputusan buat mempermanenkan Onana atau tidak juga dipengaruhi oleh rencana besar klub ke depan. Jika Trabzonspor mau menancapkan kukunya lebih kuat di kancah internasional, keberadaan seorang kiper dengan kaliber dunia seperti Onana tentu saja akan sangat bernilai. Namun, manajemen juga perlu berpikir realistis dan menilai sejauh mana Onana bisa berkontribusi terhadap target tersebut. Sebagaimana yang dikatakan oleh salah satu pejabat klub, “Kami harus memikirkan cara ini dengan sangat hati-hati, karena keputusan ini akan berdampak panjang bagi masa depan klub kami.”
Dengan segala pertimbangan tersebut, Trabzonspor masih dalam posisi yang wait and see sebelum akhirnya memutuskan masa depan Andre Onana. Apakah ia akan menjadi porsi integral dari tim di masa mendatang, atau justru akan kembali ke Inggris, semuanya sangat bergantung pada evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh pihak klub. Keputusan ini tak cuma akan mempengaruhi Onana, namun juga keseimbangan dan dinamika tim Trabzonspor secara keseluruhan. Satu yang niscaya, setiap cara akan selalu mempengaruhi strategi dan perjalanan klub ke depannya.



