SUKAGOAL.com – Kekalahan timnas Indonesia U-17 dari Zambia meninggalkan kekecewaan mendalam bagi para pemain dan penggemarnya. Salah satu pemeran yang merasakan hal tersebut adalah gelandang muda berbakat, Evandra Florasta. Dalam keterangannya setelah laga, Evandra mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya mempunyai potensi untuk meraih hasil yang lebih bagus. Tetapi, ia menilai bahwa salah satu unsur utama yang menyebabkan kekalahan adalah kurangnya rasa percaya diri di antara para pemain, atau istilah yang sering kita dengar, ‘demam panggung’.
Evandra menyebutkan bahwa atmosfer laga yang akbar dan dukungan penggemar yang selalu loyal mendukung mereka, malah menjadi tekanan tersendiri bagi tim. “Tentu saja, kami mau memberikan yang terbaik di setiap pertandingan, apalagi bermain di depan banyak pendukung. Tetapi, kadang-kadang rasa ingin tampil sempurna justru membuat kami merasa tegang dan mampu memengaruhi performa di lapangan,” ujarnya. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi Evandra dan rekan satu timnya untuk bisa lebih mengendalikan emosi dan konsentrasi pada permainan di masa mendatang.
Menumbuhkan Percaya Diri
Memupuk rasa percaya diri di kalangan pemain muda memang memerlukan pendekatan spesifik. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memberi waktu bermain lebih banyak kepada para pemeran muda di pertandingan-pertandingan internasional. Dengan semakin sering terlibat dalam laga kompetitif, para pemain akan terbiasa dengan atmosfer dan tekanan yang ada sehingga mendapatkan pengalaman berharga. Seperti yang diungkapkan oleh instruktur timnas U-17, krusial bagi para pemeran untuk belajar menghadapi setiap keadaan dengan kepala dingin dan tidak terpengaruh oleh sorakan ataupun tekanan penonton.
Selain dari sisi teknis dan pengalaman bermain, aspek mental juga menjadi perhatian penting. Berbekal bimbingan dari para psikolog olahraga, pemain muda dapat lebih dibantu dalam mengatasi kecemasan dan tekanan mental jelang maupun selama pertandingan berlangsung. Melalui sesi-sesi pelatihan mental dan simulasi laga, diharapkan nantinya para pemeran seperti Evandra dan rekan-rekannya dapat tampil lebih diam dan percaya diri di atas lapangan, sehingga meminimalisir kesalahan-kesalahan yang tak perlu.
Belajar dari Kekalahan
Setiap kekalahan selalu membawa dua sisi berbeda, perasaan pahit dan juga pelajaran berharga. Bagi Evandra dan timnas Indonesia U-17, kekalahan dari Zambia ini menjadi cermin untuk melihat kelemahan yang eksis dan peluang buat memperbaikinya. Ini berarti bahwa proses penilaian setelah laga akan sangat penting. Dengan sesi analisis video laga, pelatih akan menunjukkan momen-momen penting di mana tim melakukan kesalahan dan bagaimana semestinya situasi tersebut dapat ditangani dengan lebih baik.
Tetapi, pembelajaran tidak hanya berhenti pada analisis kesalahan saja, tetapi juga pada mengidentifikasi kekuatan tim yang perlu ditonjolkan lebih terus. Contoh, bila tim memiliki kecepatan yang baik dalam transisi menyerang, maka hal tersebut dapat diperkuat sebagai senjata utama dalam laga selanjutnya. Pencerahan akan kelebihan dan kekurangan tim ini diharapkan dapat memotivasi para pemain untuk lanjut berlatih dan menaikkan kemampuan mereka di setiap aspek permainan.
Di sisi lain, dukungan dari penggemar dan publik Indonesia juga menjadi porsi yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran ini. Meskipun eksis rasa kecewa, penting bagi semua pihak buat statis memberikan dukungan dan semangat kepada para pemeran. Seperti yang sering disampaikan oleh Evandra, “Kami bermain juga untuk para pendukung kami. Dukungan kalian sangat berarti, terutama ketika kami sedang dalam masa sulit.” Komitmen dan tekad untuk terus memperbaiki diri merupakan langkah yang sangat dihargai seluruh pihak, terlebih di tengah tantangan dan persaingan yang semakin ketat di dunia sepak bola dunia.
Kekalahan memang bukan tujuan dari setiap pertandingan, namun dengan sikap yang betul, ia dapat menjadi batu loncatan menuju pencapaian yang lebih besar. Evandra dan rekan-rekannya kini dihadapkan dengan tugas untuk bangkit dan menunjukkan bahwa timnas Indonesia U-17 bisa bersaing dengan tim-tim lainnya di kancah internasional, menjadikan setiap pertandingan sebagai peluang untuk melangkah lebih dekat menuju impian meraih kejayaan di internasional sepak bola.



