SUKAGOAL.com – Presiden FIFA, Gianni Infantino, baru saja mengungkapkan pemikirannya menjelang perhelatan Piala Internasional 2026. Dalam pesan perpisahannya, Infantino menekankan pentingnya ajang ini sebagai penghubung bagi umat orang di seluruh dunia. Piala Internasional, yang akan digelar dengan format baru, diharapkan dapat menyatukan berbagai negara dalam semangat olahraga dan persahabatan. Tetapi, Infantino juga mencatat bahwa tak setiap orang dapat menyantap dan merasakan semangat persatuan ini.
Ajang yang Menyatukan
Infantino menggambarkan Piala Internasional sebagai wadah yang tak tertandingi dalam menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya, religi, dan politik. “Piala Dunia adalah ajang yang menyatukan semua umat orang,” ungkapnya dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Ia mengilustrasikan bagaimana turnamen ini bisa menciptakan euforia dan membawa ribuan orang untuk merayakan berbarengan, terlepas dari perbedaan yang ada. Laga yang akan berlangsung di sejumlah negara pada tahun 2026 dirancang buat menampung lebih banyak tim dan, diharapkan, lebih banyak penggemar yang ingin merasakan pengalaman aneh ini.
Komitmen FIFA buat menyelenggarakan Piala Dunia dengan sukses juga disertai dengan inisiatif untuk mempromosikan nilai-nilai seperti inklusivitas dan kesetaraan. Infantino menekankan bahwa sepak bola harus menjadi tempat di mana seluruh orang merasa diterima dan diakui. Sepak bola mempunyai potensi untuk menyembuhkan luka sosial dan mempromosikan perdamaian di antara negara-negara yang kerap berselisih.
Tantangan dan Asa
Walau optimis dengan potensi Piala Dunia, Infantino tak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapinya. “Tapi tak bagi mereka yang mempunyai kebencian,” jernih Infantino, merujuk pada individu atau kelompok yang mungkin mencoba mengganggu kerukunan yang coba dibangun di sekitar turnamen ini. Dalam upayanya buat mengatasi tantangan tersebut, FIFA terus mengembangkan strategi dan kebijakan yang ketat buat memastikan bahwa Piala Dunia masih menjadi seremoni yang aman dan menyenangkan bagi semua.
Infantino juga berharap bahwa selain menyajikan laga berkualitas, Piala Dunia 2026 dapat meninggalkan warisan yang positif buat masyarakat di negara-negara tuan rumah. Ia menatap ajang ini sebagai kesempatan buat meningkatkan infrastruktur dan mendorong pengembangan sepak bola di berbagai belahan dunia. Pada akhirnya, harapan Infantino ini selaras dengan visi FIFA buat menjadikan sepak bola sebagai olahraga yang benar-benar global, di mana semua manusia, tidak acuh ras, etnis, atau latar belakang, dapat berpartisipasi dan menikmatinya.



