SUKAGOAL.com – Kekalahan yang dialami Real Madrid dari Benfica dalam laga terakhir babak penyisihan grup Liga Champions membuat mereka gagal lolos langsung ke babak 16 besar. Laga ini berlangsung di Stadion Da Luz, dengan hasil akhir yang mengecewakan bagi Los Blancos. “Kami tak bermain sebagai tim kampiun,” kata Kylian Mbappe yang turut mengomentari performa Real Madrid. Kekalahan ini membikin Real Madrid harus melanjutkan perjuangannya melalui babak playoff, sebuah hasil yang tak diinginkan oleh klub sekelas mereka.
Kekalahan di Stadion Da Luz
Real Madrid menghadapi salah satu laga terberat mereka di fase grup Liga Champions musim ini waktu melawan Benfica. Bermain di kandang lawan, Los Blancos tidak bisa menunjukkan permainan terbaik mereka. Gol-gol dari tim tuan rumah dan satu momen luar normal ketika kiper Benfica mencetak gol ke gawang Real Madrid menjadi puncak dari malam mengecewakan itu. Manajer Real Madrid menyatakan kekecewaannya atas hasil tersebut, dan para penggemar klub pun turut merasakan kekecewaan yang mendalam.
Dalam laga ini, intensitas tinggi yang ditampilkan oleh Benfica tampak sulit dihadapi oleh skuad Real Madrid. Hansi Flick, manajer Benfica, memuji kinerja timnya. “Gol dari kiper kami adalah sesuatu yang tak biasa, ini adalah malam yang indah bagi para pemeran dan pendukung kami,” ujarnya dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan. Di sisi lain, para pemeran Real Madrid tampak frustrasi karena peluang-peluang yang disia-siakan dan lini pertahanan yang tidak berfungsi dengan bagus.
Tantangan di Babak Playoff
Kegagalan buat lolos langsung ke babak 16 akbar membikin Real Madrid harus melewati jalan yang lebih panjang. Kini, mereka harus berhadapan dengan berbagai tim kuat lainnya yang juga tidak lolos langsung dari fase grup. Kekalahan ini tidak cuma mempengaruhi moral tim tetapi juga menambah tekanan bagi manajer dan pemain buat tampil lebih bagus di babak playoff mendatang. Meski memiliki sejarah panjang di ajang Liga Champions, Real Madrid harus bekerja keras untuk mengamankan tempat di fase berikutnya.
Kekalahan ini juga menjadi perhatian tim-tim lainnya, termasuk Manchester City, yang mendapatkan keuntungan dari posisi Real Madrid yang harus melalui babak playoff. Pep Guardiola, manajer City, bahkan berterima kasih kepada mantan rekannya, Jose Mourinho, atas situasi ini. “Terima kasih, Mourinho,” kata Pep dalam sebuah wawancara, merujuk pada hasil yang menguntungkan untuk timnya. Sementara itu, bagi Real Madrid, tantangan ini harus dijadikan motivasi tambahan buat bangkit dan menunjukkan bahwa mereka masih mampu bersaing di level tertinggi.
Secara keseluruhan, perjalanan Real Madrid di Liga Champions kali ini penuh dengan tantangan. Dengan sorotan besar pada performa dan strategi tim, Los Blancos harus membuktikan diri mereka di babak playoff. Para penggemar berharap bahwa tim kesayangan mereka dapat kembali ke jalur kemenangan dan menciptakan momen-momen bersejarah baru di kompetisi paling bergengsi di Eropa ini.




