SUKAGOAL.com – Laga antara Persebaya Surabaya dan Malut United dalam lanjutan Liga 1 berlangsung dengan intensitas tinggi di Stadion Gelora Bung Tomo. Persebaya yang populer dengan sebutan Bajul Ijo menunjukkan dominasinya sejak babak pertama. Dalam laga ini, Gali Freitas menjadi bintang dengan performa briliannya, membawa tim asal Surabaya itu unggul dengan skor 2-0 sebelum turun minum. Momen-momen menarik di lapangan tidak hanya memberi hiburan bagi para penonton namun juga menjadi pelajaran berharga untuk strategi masa depan.
Gali Freitas Menggila di Babak Pertama
Pada bagian pertama pertandingan, Persebaya memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah dengan bermain menyerang sejak awal. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke gawang Malut United, yang membikin pertahanan musuh kewalahan. Peluang emas buat memimpin datang di menit ke-15 waktu Gali Freitas mendapatkan umpan terobosan yang cemerlang dari lini lagi. Dengan ketenangan yang mengagumkan, Freitas mengeksekusi tendangan yang tidak dapat dibendung oleh kiper Malut United, membawa Persebaya unggul 1-0.
Namun, Freitas tak berhenti di situ. Cuma berselang sekitar 10 menit dari gol pertama, ia kembali memamerkan ketajamannya. Kali ini, Freitas berhasil mencetak gol kedua melalui sebuah serangan balik lekas yang membikin lini belakang Malut United kebingungan. Keberhasilan Freitas mencetak dua gol dalam babak pertama membuatnya menjadi pemeran yang paling menonjol dan memberikan Persebaya keunggulan yang nyaman memasuki jarak laga.
Penampilan Perdana Bernardo Tavares Membawa Hasil Positif
Laga ini juga menandai debut dari Bernardo Tavares sebagai instruktur baru Persebaya. Para penggemar tentu saja memiliki asa besar bahwa Tavares dapat membawa angin segar bagi tim kesayangan mereka. “Debut yang sangat positif,” ujar Tavares di akhir pertandingan, merujuk pada kemenangan perdananya berbarengan Bajul Ijo. Strategi yang diterapkan oleh Tavares tampak berjalan sesuai rencana, dengan penekanan pada permainan lekas dengan koordinasi antar lini yang solid.
Di sisinya, Malut United statis berusaha memberikan perlawanan, terutama setelah jarak babak pertama. Mereka berhasil mencetak gol balasan, namun pertahanan kokoh Persebaya dan penjagaan gawang yang cemerlang berhasil menghalau agresi lebih terus dari tim tamu. Dalam wawancara pasca laga, instruktur Malut United menyatakan, “Kami harus belajar dari kekalahan ini buat bangkit di pertandingan berikutnya.” Konsentrasi yang kuat untuk memperbaiki diri di pertandingan mendatang ditunjukkan oleh Malut United sebagai porsi dari filosofi permainan mereka.
Berbagai momen dalam pertandingan tersebut mengajarkan banyak hal tentang dinamika tim dan pentingnya menerapkan strategi yang tepat. Sorotan di pertandingan ini jernih ditujukan pada Gali Freitas dan debut pelatih baru, yang memberikan harapan baru bagi perjalanan Persebaya di kompetisi musim ini. Dengan kemenangan ini, Persebaya diharapkan lanjut melaju dengan konsistensi yang lebih baik dan memperkuat posisi mereka di papan klasemen Liga 1.



