SUKAGOAL.com – Persija Jakarta berhasil mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 Indonesia. Pertandingan yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada akhir pekan lampau ini menjadi sorotan publik, bagus dari sisi permainan maupun infrastruktur stadion. Meskipun Harimau Kemayoran berhasil meraih tiga poin penting, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, terutama mengenai kondisi rumput stadion yang dianggap tidak ideal buat laga sepak bola profesional. Situasi ini membuat tim tuan rumah harus lebih adaptif dengan kondisi lapangan ketika menghadapi lawan.
Kondisi Lapangan JIS Memprihatinkan
Stadion Jakarta International Stadium baru-baru ini menjadi pembicaraan hangat seiring penilaian negatif terhadap kondisi rumputnya. Menurut sejumlah laporan, lapangan tersebut dianggap kurang pantas buat menggelar laga level tinggi seperti Liga 1. “Kondisi rumput harus segera diperbaiki agar tak mengganggu kelancaran laga,” ujar seorang ahli lapangan yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini turut dirasakan oleh Persija Jakarta yang harus beradaptasi dengan cepat selama pertandingan melawan PSM. Pelatih Persija menyebutkan bahwa ketidakstabilan permukaan lapangan mempengaruhi formasi permainan timnya. Meskipun demikian, Persija tetap menunjukkan performa impresif dan berhasil mendominasi jalannya laga, meskipun kemenangan baru dipastikan pada menit-menit akhir.
Kontroversi VAR di Laga Persija vs PSM
Selain masalah lapangan, ketidakberfungsian VAR (Video Assistant Referee) juga menambah daftar permasalahan dalam pertandingan ini. VAR yang notabene dirancang untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan krusial, tidak berfungsi dengan baik selama laga ini. Alhasil, beberapa keputusan di lapangan menimbulkan perdebatan dan protes, terutama dari kubu PSM Makassar.
“Seharusnya VAR mampu berjalan dengan lancar dalam setiap laga. Hal ini krusial buat menghindari kesalahan yang bisa mengubah hasil akhir,” kata pelatih PSM yang merasa dirugikan dengan tidak adanya teknologi tersebut. Meski menghadapi kesulitan ini, PSM masih memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya menyerah dengan skor 2-1 di tangan Persija.
Pada akhirnya, kemenangan ini tidak cuma bermakna tambahan poin bagi Persija, tetapi juga membuka mata banyak pihak mengenai pentingnya menyelesaikan persoalan infrastruktur dan teknologi dalam sepak bola nasional. Seluruh pihak berharap bahwa dengan adanya perhatian lebih dari pengelola stadion dan penyelenggara liga, maka kualitas laga mampu semakin meningkat dan memberikan tontonan menarik bagi para pecinta sepak bola di tanah air.




