SUKAGOAL.com – AC Milan saat ini mengalami penurunan performa yang cukup signifikan di ajang Serie A. Tim yang bermarkas di San Siro ini harus menghadapi kenyataan pahit dengan tertinggal cukup jauh dari rival sekota mereka, Inter Milan, di papan klasemen sementara. Banyak pihak yang mulai mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi dengan AC Milan. Salah satu sorotan tajam jatuh pada pemeran bintang mereka, Christian Pulisic. Pemeran asal Amerika Serikat ini memiliki tugas berat sebagai salah satu pilar krusial di lini depan Milan. Tetapi, performanya belakangan ini bisa dikatakan jauh dari kata memuaskan. Apa yang sebenarnya terjadi dengan Pulisic dan bagaimana hal ini mempengaruhi perjalanan Rossoneri musim ini?
Tantangan Terbesar Pulisic di Serie A
Christian Pulisic, yang didatangkan dari Chelsea, diharapkan mampu memberikan akibat instan dan menaikkan kreativitas agresi AC Milan. Sebagai pemain yang sudah berkiprah di kompetisi teratas Eropa, Pulisic diharap dapat mengatasi tekanan dan tuntutan yang eksis di Serie A. Namun, kenyataannya tak semudah yang dibayangkan. Penyesuaian dengan gaya permainan di Italia yang lebih bertahan dan berfokus pada taktik tampaknya menjadi tantangan tersendiri bagi Pulisic. “Serie A menyediakan tantangan yang berbeda. Saya harus mampu beradaptasi dengan lekas,” ujar Pulisic suatu kali dalam wawancara.
Banyak pengamat berpendapat bahwa Pulisic belum sepenuhnya menyatu dengan pola permainan yang diterapkan oleh pelatih Stefano Pioli. Alhasil, kontribusinya di lapangan seringkali tidak terlihat maksimal. Selain itu, cedera yang sempat menghantamnya di awal musim menambah panjang deretan tantangan yang harus dihadapinya. Kemampuan Pulisic buat bangun dari keterpurukan ini akan menjadi kunci bagi AC Milan untuk kembali ke jalur kemenangan.
Dampak Penurunan Performanya Terhadap AC Milan
Kehadiran Christian Pulisic dalam kondisi terbaik memang sangat diharapkan dapat mendongkrak performa tim. Sayangnya, menurunnya performa sang pemain bintang berimbas cukup signifikan kepada keseluruhan permainan AC Milan. Sebagai salah satu pemain yang diandalkan untuk mencetak gol dan melakukan tekanan ke pertahanan musuh, absennya Pulisic dari permainan puncaknya membikin lini serang Milan tidak segarang yang diharapkan.
Keterpurukan ini tak hanya berdampak kepada hasil laga, tetapi juga kepada semangat tim secara keseluruhan. “Kami harus saling mendukung satu sama lain dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” kata Pulisic dalam usaha membangkitkan kembali semangat tim. Tim yang kehilangan sosok pemeran yang dapat memimpin dengan contoh di atas lapangan sering kali mengalami kesulitan untuk statis bertanding di level tertinggi. AC Milan harus segera menemukan solusi baik dari segi strategi maupun mental buat mengatasi krisis ini.
Kesimpulannya, performa Christian Pulisic yang menurun merupakan salah satu unsur yang menyebabkan AC Milan tertinggal dari Inter Milan dalam klasemen Serie A musim ini. Buat bisa kembali bersaing dan mengejar kehormatan sebagai salah satu tim paling sukses di Italia, AC Milan perlu segera berbenah, baik dengan menemukan kembali permainan terbaik Pulisic maupun menaikkan sinergitas tim secara keseluruhan. Jika hal tersebut mampu dilakukan, bukan tidak mungkin Rossoneri akan kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.




