SUKAGOAL.com – Pertandingan hebat antara Napoli dan Parma dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026 berakhir tanpa adanya gol tercipta. Meskipun kedua tim saling berusaha mencetak poin, mereka harus rela berbagi nomor setelah laga usai dengan skor kacamata 0-0 di Stadio Diego Armando Maradona. Para penggemar yang memadati stadion berharap menyantap aksi-aksi spektakuler dari tim kesayangan mereka, namun justru menyaksikan bagaimana keduanya bermain kondusif dan cenderung berhati-hati dalam menghadapi kesempatan musuh. Meskipun tanpa gol, pertandingan ini masih menyoroti kekuatan dari kedua tim, baik dari sisi pertahanan maupun strategi.
Dominasi Napoli di Penguasaan Bola
Sepanjang pertandingan, Napoli cukup sering menunjukkan dominasinya, terutama dalam hal dominasi bola. Tim tuan rumah tampak mengendalikan permainan dengan mencoba mengatur tempo dan mencari celah dalam pertahanan Parma. Namun, solidnya benteng pertahanan yang diperagakan oleh I Gialloblu membuat para pemain Napoli kesulitan menerobos kotak penalti. Kesempatan demi kesempatan tercipta tetapi tidak satupun yang mampu dikonversi menjadi sebuah gol.
Gelandang serang Napoli, Lorenzo Insigne, beberapa kali mencoba melepaskan tembakan jarak jauh buat memecah kebuntuan. “Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk menembus lini belakang mereka, tetapi Parma bermain sangat disiplin,” ungkapnya dalam wawancara pasca-pertandingan. Menilik performa Napoli dalam laga ini, penguasaan penguasaan bola memang terlihat jelas, namun minimnya penyelesaian akhir membikin mereka gagal memetik poin penuh.
Kedisiplinan Parma di Lini Pertahanan
Di sisi lain, Parma tampaknya memang datang dengan tujuan utama untuk menjaga keseimbangan dan mengamankan satu poin dari kandang Napoli. Lini belakang mereka tampil solid dan terorganisir, membuat frustrasi para pemeran Napoli. Disiplin dan komunikasi yang baik antara para pemain bertahan Parma jernih terlihat, dan inilah yang menjadi kunci keberhasilan mereka menahan agresi sporadis dari Il Partenopei.
Penyerang Parma, Andreas Cornelius, menyebutkan, “Kami milik planning yang jernih, yaitu buat bermain rapat dan mencari kesempatan lewat agresi balik. Satu poin dari Napoli adalah hasil yang cukup bagus bagi kami.” Performa Parma yang disiplin ini memperlihatkan bagaimana mereka mampu beradaptasi dan bertahan menghadapi tim akbar di markas mereka sendiri. Meskipun strategi bertahan yang diterapkan berhasil, kesulitan dalam melakukan transisi ke serangan balik menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Parma di laga-laga selanjutnya.
Secara keseluruhan, meskipun skor akhir 0-0 mungkin tidak ideal bagi sebagian penggemar sepak bola yang dahaga akan gol dan aksi brilian, laga antara Napoli dan Parma memperlihatkan pertandingan yang sarat akan taktik dan disiplin. Kedua tim harus belajar dari performa mereka kali ini, terutama Napoli yang perlu lebih meningkatkan ketajaman lini serangnya, dan Parma yang harus mencari cara efektif untuk menambah daya gedor saat mendapat peluang. Dengan laga-laga penting yang tetap menanti di depan, kedua tim tentu akan berusaha melakukan pembenahan agar dapat bersaing dengan baik di Serie A musim ini.



