SUKAGOAL.com – Persib Bandung saat ini sedang menghadapi tantangan besar dalam jadwal laga domestik dan dunia yang padat. Kepadatan ini semakin terasa dengan jadwal pertandingan melawan Borneo FC Samarinda yang berdekatan dengan agenda AFC Champions League (ACL). Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi pelatih Persib, Bojan Hodak, yang berharap ada penyesuaian jadwal di Super League agar dapat memaksimalkan performa timnya di kedua ajang tersebut.
Permasalahan Jadwal Padat
Hodak dihadapkan pada dilema serius antara menjaga performa tim di liga domestik dan persiapan maksimal untuk pertandingan di ajang dunia. Dengan jadwal yang nyaris bersamaan, ada risiko kelelahan yang tinggi bagi pemeran, dan tentunya ini bisa berdampak pada hasil laga. “Kami sangat berharap agar jadwal Super League bisa direvisi,” ungkap Hodak. Harapan ini muncul bukan tanpa dalih, karena ritme permainan dan kebugaran pemeran menjadi hal yang sangat penting kalau Persib mau bertanding di dua kompetisi penting ini.
Asa Bojan Hodak untuk revisi jadwal bukanlah semata buat keuntungan timnya, namun juga buat menjaga kualitas kompetisi agar masih bisa dinikmati oleh para penggemar. Kualitas permainan mampu menurun jika para pemeran harus menghadapi serangkaian laga dengan jeda yang sangat singkat. Hal ini tentunya akan merugikan tak hanya bagi klub yang bersaing, namun juga bagi liga secara keseluruhan. Hodak dan Persib berharap agar ada cara kongkrit dari pihak pengelola liga buat menyesuaikan jadwal sehingga tidak terlalu memberatkan tim yang juga berjuang di kancah dunia.
Strategi Mengatasi Kondisi Sulit
Menyadari tantangan yang ada, Hodak telah mempersiapkan strategi spesifik untuk menghadapi situasi ini. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan rotasi pemeran dengan lebih cermat guna menjaga kebugaran tim. “Menjaga pemeran statis bugar adalah prioritas kami waktu ini,” tutur Hodak. Dengan rotasi yang pas, diharapkan pemain primer mampu mendapatkan ketika istirahat yang cukup, sekaligus memberi peluang kepada pemeran pelapis buat menunjukkan kualitas mereka.
Selain itu, latihan khusus jelang dua pertandingan krusial juga dilakukan untuk memperkuat taktik dan strategi yang diusung. Analisis mendalam terhadap musuh juga ditingkatkan, sehingga meskipun dengan persiapan yang terbatas, Persib tetap mampu tampil optimal di setiap pertandingan. Pembinaan mental pemeran juga menjadi konsentrasi, dimana tim pelatih memberikan motivasi agar pemain masih bersemangat dan konsentrasi meski dihadapkan pada situasi yang menantang.
Dengan perjuangan dan persiapan masak, Persib Bandung bertekad untuk masih memberikan yang terbaik di semua kompetisi yang diikuti. Dukungan penuh dari penggemar tentunya juga menjadi kekuatan tambahan bagi tim agar mampu mengatasi segala halangan yang ada di depan mata. Diharapkan, kerjasama antara klub, pemeran, dan pengelola liga dapat menciptakan iklim sepak bola yang sehat dan kompetitif.




